Kamis, 15 Mei 2014

Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional - FAM Publishing (DL: 25 Juni 2014)

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah dan Hari Sastra Nasional 3 Juli 2014 mendatang, Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menggelar Lomba Cipta Cerpen Tingkat Nasional. Lomba ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apa pun.
Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela, Kamis (15/5), menyatakan, lomba ini telah dibuka pada tanggal 5 Mei 2014 dan naskah diterima paling lambat pada 25 Juni 2014, sementara nama-nama pemenang akan diumumkan pada 3 Juli 2014, bertepatan dengan peringatan Hari Sastra Nasional.
Disebutkan, lomba ini bertema “Indonesia Masa Depan yang Diimpikan”. Sub tema tentang Kepemimpinan (sosok Presiden dambaan rakyat), Kesenjangan Ekonomi, Pendidikan dan Sosial, dan Kerukunan Antar Umat Beragama.
“Dari tema dan subtema itu, silakan difiksikan menjadi cerpen yang menarik dan enak dibaca,” kata Aliya Nurlela yang juga penulis Novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”.
Selain itu, naskah cerpen harus asli (original) karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada lomba lain yang bersamaan. Cerpen mengandung unsur kebaruan dan memuat pesan moral serta memberi pencerahan kepada pembaca.
Lebih teknis lagi, paparnya, naskah cerpen diketik di komputer dengan ukuran A4/kuarto, maksimal 2-3 halaman 1 spasi), ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Peserta menuliskan Biodata (ditulis dalam bentuk narasi) dibubuhkan di lembar terakhir naskah. Cerpen yang diikutsertakan maksimal 2 (dua) judul.
Naskah dikirim ke panitia lomba via email: lombafamindonesia@gmail.com. Subjek Email ditulis: LOMBA CIPTA CERPEN FAM_NAMA PENULIS. Peserta diharuskan menulis surat pengantar yang menyebutkan karya adalah asli (original) dan belum pernah dipublikasikan serta mencantumkan alamat lengkap serta nomor kontak yang dapat dihubungi.
Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia menyediakan hadiah berupa: Uang tunai Rp250.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 1), Uang tunai Rp200.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 2), dan Uang Tunai Rp150.000 + Paket Buku + Piagam Penghargaan (Juara 3).
“Empat puluh cerpen pilihan (3 cerpen pemenang dan 37 cerpen nominasi) akan dibukukan, dan seluruh peserta akan mendapat piagam penghargaan,” tambah Aliya Nurlela.


Sumber: dakwatuna.com

Selasa, 13 Mei 2014

Lomba Menulis Cerpen “Travel 'n Love” - PADMagz Travel Magazine (DL: 31 Agustus 2014)

Setiap perjalanan pasti menyisakan cerita yang tidak habis-habis. Ada suka, duka, ada kisah-kisah lucu dan menggelikan bahkan cerita cinta yang bersemi di antara derak-derak roda. Untuk itulah, PADMagz Travel Magazine bersama Padma Tour Organizer ingin menantang kamu dalam lomba menulis cerpen dengan tema: TRAVEL 'N LOVE

Lomba Menulis Cerpen 

“Travel 'n Love” 
PADMagz Travel Magazine

Syarat dan ketentuan peserta:
  •     Peserta harus WNI, bersifat umum dan terbuka bagi siapa saja, berusia minimal 15 tahun dibuktikan dengan scan kartu identitas.
  •     Peserta wajib mem-follow akun Twitter PADMagz dan Padma Tour di @pad_magz dan @PadmaTour, dan/atau like Fanpage facebook: Padmagz
  •     Pengumpulan naskah mulai 1 Mei 2014 hingga 31 Agustus 2014.
  •     Naskah yang lolos seleksi akan diumumkan pada tanggal 1 Oktober 2014 melalui Twitter dan Facebook.
  •     Seluruh kru dan keluarga besar PADMagz dan Padma Tour tidak diperkenankan mengikuti lomba ini.

Syarat dan ketentuan naskah:
  •     Tema harus berkaitan dengan perjalanan  wisata dan hal-hal menarik yang terjadi di dalamnya.
  •     Tulisan harus berupa fiksi/cerita pendek (cerpen). Boleh berdasarkan kisah nyata tapi HARUS dikemas dalam cerita fiksi (bukan curhat).
  •     Genre bebas.
  •     Format tulisan diketik rapi dalam MS Word, font Times New Roman 12 pt spasi 1,5. Format file dalam .doc atau .docx
  •     Panjang naskah sekitar 5-7 halaman A4
  •     Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) naskah
  •     Naskah HARUS asli dan BUKAN jiplakan/saduran/terjemahan baik sebagian maupun keseluruhan.
  •     Naskah tidak sedang diikutkan dalam lomba sejenis dan TIDAK pernah dimuat di media apa pun (cetak dan online) dan di mana pun (Nasional/lokal).
  •     Wajib mencantumkan biodata singkat, foto diri terbaru beserta nomer telepon yang bisa dihubungi di akhir naskah.
  •     Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (bukan badan email) ke alamat nulistravel@gmail.com dengan subjek: NULIS YUK – [Judul Naskah]
  •     Naskah yang tidak memenuhi persyaratan di atas dianggap GUGUR dan TIDAK akan diseleksi oleh dewan juri.
  •     Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran baik Hak Cipta maupun pidana pada naskah-naskah yang lolos, penyelenggara berhak menganulir naskah tersebut dan mengajukan tuntutan sesuai dengan Undang-Undang dan hukum yang berlaku.

Di akhir periode, diumumkan 15 naskah yang lolos seleksi oleh dewan juri yang terdiri dari para penulis dan sastrawan Nasional (nama-nama juri dirahasiakan demi independensi). Naskah-naskah terpilih akan dibukukan dalam satu antologi cerpen bersama.

HADIAH:
Dan, hadiah yang menanti bagi para penulis yang beruntung tersebut adalah:
  •     LIBURAN KE LOMBOK GRATIS SELAMA 3 HARI 2 MALAM untuk 5 naskah pemenang utama, termasuk tiket pesawat Surabaya-Mataram PP dan akomodasi berupa hotel dan fasilitas setara bintang 4 + piagam penghargaan.
  •     10 naskah favorit pilihan dewan juri mendapat hadiah uang sejumlah Rp 500.000,- + piagam penghargaan.
Lomba Menulis Cerpen Cinta


Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah menulis ceritamu sekarang!


Lomba menulis Cerpen ini dipersembahkan oleh PADMagz Travel Magazine bersama Padma Tour Organizer, contact:
Twitter: @pad_magz dan @PadmaTour

Fanpage facebook: Padmagz

Cari Teman Harus Hati-hati

“Jangan berteman yang hanya mau menemanimu ketika kamu sehat atau kaya, karena tipe teman seperti itu sungguh berbahaya sekali bagi kamu dibelakang hari”
( Imam Ghozali)

Satu teman akan lebih baik dari seribu musuh. Nah, pastinya kalian akan senantiasa mencari teman, atau dengan kata lain memperbanyak teman. Semakin banyak teman akan semakin nikmat kehidupan kita.
Terkadang kita menjadikan teman itu layaknya keluarga. Selalu menemani kita, dengar curahan hati kita, atau cerita soal pasangan, mantan, dan mantannya mantan, eh. Kita tak pernah sungkan untuk berbagi apapun kepada teman.
Kita jalan bareng, hang out. Sampai bentuk geng segala. Semuanya bersama teman. Diputusin, curhat sama teman. Dapat hadiah nomplok, bagi sama teman. Pokoknya semua sama teman.
Lantas, pernah ngga kalian ngerasain saat butuh teman, tapi ia malah menghilang? Mereka seakan ditelan bumi, menyusup ke angkasa, atau bahkan sembunyi ke segitiga bermuda. Rasanya nyesek sekali.
Apalagi saat kehidupan kita sudah mulai melarat. Kantong tipis, teman pun menipis, tak lagi digubris. Hmhm, hati-hati loh sama teman kayak gituan. Itu tandanya, kita siap-siap untuk dialihkan.
Lebih parah lagi kalau kesehatan kita juga sudah mulai berkurang. Penyakit menggorogoti seluruh badan. Kita lemah.
Dia (teman) tak datang?
Ya Allah! Teman macam apaan, tuh?
Saat-saat seperti itu adalah saat di mana kita butuh support, saat kita ingin seseorang datang sekadar memberikan senyuman namun mampu menyejukkan hati kita. Nah, yang kita butuhkan memang keluarga. Tapi, terkadang malah teman yang kita cari. Kita senantiasa menanti langkah kaki mereka datang membesuk kita.
Maka dari itu Guys, cari teman sih cari teman. Namun, harus tahu dulu apakah teman itu baik untuk kita. Apakah dia hanya ada di saat kita sedang suka, kaya, ataupun sehat? Ataukah mereka malah menjauh saat kita menderita?
Teman yang baik adalah teman yang akan menerima kita apa adanya. Seperti kata-kata Imam Ghozali di atas tadi, bahwa teman yang hanya ada di saat bahagia dan menghilang saat sedih, itu akan sangat berbahaya di belakang hari.
Bisa jadi, dia akan menjadi musuh di balik selimut tebal yang selama ini kita kenakan.

So Guys, berhati-hatilah!